Selasa, 30 April 2013

Ideologi Negara

Dalam empat pilar kebangsaan ,terdapat salah satu didalamnya Pancasila setelah yang lainya ,UUD 1945,NKRI(di zaman Orde Baru),dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan  Indonesia yang masyarakatnya merupakan multikultur.Pilar yang merupakan penyokong berdirinya suatu gedung ataupun bangunan,begitu halnya negara Indonesia harus disokong oleh pilar –pilar yang tentunya lebih dari satu yang saling mendukung satu  dengan yang lainya.Pancasila yang merupakan bagian dari pilar ini sangatlah penting keberadaannyadalm mewujudkan tujuan keberadaan negara Indonesia seutuhnya.
Pancasila yang berarti lima dasar,memang berisikan lima butir-butir yang merupakan dasar atupun pondasi hidup berketuhanan, bermasyarakat dan berkepemimpinan di negara Indonesia dalam mewujudkan cita-cita mulia yakni Masyarakat yang adil dan makmur.Pancasila merupakan hasil consensus bersama dari tokoh-tokoh negeri yang salah satu perumusnya adalah Ir.Soekarno dan disahkan pada 1 juni 1945.Lahirnya Indonesia sebagai dasar negara Indonesia memaknai eksistensi Indonesia dimata dunia.
Adapun isi pancasila yang merupakan hasil consensus dan berupa pedoman bagi seluruh masyrakat Indonesia adalah;1)Ketuhanan yang maha Esa,2)Kemanusiaan yang adil dan beradab ,3)Persatuan rakyat Indonesia,4)Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaan dalam permusyawarahan perwakilan,serta5) Mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.Sungguh suatu dasar yang benar-benar matang telah dipersiapkan dengan sistematika yang sangat rasional.
Dimana sila pertama menunujukan identitas bangsa sebagai bangsa yang berketuhanan.Dengan kata lain,menomorsatukan ketuhanan untuk menjajaki urutan berikutnya.Namun,bukan berarti Indonesia adalah negara agama, karna Indonesia terdiri dari masyarakat majemuk, terdiri dari berbagai agama,suku dan juga kepercayaan. Dalam sila kedua terlihat jelas setelah berketuhanan,sudah sepatutnya hubungan horizontal diperkuat yakni sesama manusia itu sendiri,dengan memperlakukan adil dan beradap layaknya diri sendiri.Persatuan dalam sila ketiga akan terwujud kala sesama manusia mewujudkan sila kedua.Dalam hubungan horizontal dibutuhkan suatu pemimpin yang memiliki kelebihan dalam hal kebijaksanaan agar tujuan dari masyarakat dan segala kepentingan dalam masyarakat tidak saling bertabrakan.Dalam sila keempat ini,perwakilan masyarakat merupakan pemimpin yang sudah sepatutnya mewujudkan kebijaksanaanya melalui suatu rel yakni permusyawarahan.Dan yang terakhir merupakan tujuan ataupun episode akhir dari suatu kehidupan bernegara.
Pancasila bukanlah suatu wacana yang menunjukkan Chauvinisme masyarakat Indonesia tapi merupakan diri Indonesia seutuhnya. Dan yang menjadi pertanyaan akhir ,apakah rumusan cerdas para tokoh bangsa kita ini telah terwujud? Ini pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang mersa dirinya adalah bagian dari masyarakat yang memiliki identaitas sangat menakjubkan ini.

Senin, 29 April 2013

pengaruh variabel makro terhadap perekonomian suatu negara

            makro Indonesia adalah suatu sistem yang mempelajari tentang perubahan ekonomi di indonesia yang membawa pengaruh besar terhadap masyarakat, pasar, dan juga perusahaan. Dengan kata lain ekonomi makro indonesia adalah sistem yang melakukan analisa mengenai segala bentuk perubahaan kondisi ekonomi Indonesia untuk mencapai hasil analisa terbaik. Bentuk perubahaan ekonomi yang dimaksud di sini meliputi tentang pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, dan kestabilitasan
harga, serta tercapai atau tidaknya keseimbangan neraca yang dilakukan secara berkesinambungan.
Namun perlu diketahui juga bahwa karakter ekonomi indonesia ini termasuk dalam kategori Small Open Economy yang berarti bahwa kondisi perekonomian Indonesia dipengaruhi tidak hanya karena perekomian di dalam negeri namun juga dipengaruhi oleh perekonomian yang terjadi di negara-negara maju serta beberapa negara yang termasuk negara tujuan ekspor. Itu artinya Indonesia punya tantangan tersendiri untuk berusaha menyeimbangkan pasar keuangan internasional dengan pasar keuangan nasional
            Ada tiga variable dalam ekonomi makro idonesia yaitu :
1.      Nilai Tukar Rupiah
            adalah suatu perbandingan antara nilai mata uang suatu negara dengan Negara lain. Nilai tukar mencerminkan keseimbangan permintaan dan penawaran terhadap mata uang dalam negeri maupun mata uang asing. Merosotnya nilai tukar rupiah merefleksikan menurunnya permintaan masyarakat terhadap mata uang rupiah karena menurunnya peran perekonomian nasional atau karena meningkatnya permintaan mata uang asing sebagai alat pembayaran internasional. Semkin menguat kurs rupiah sampai batas tertentu berarti menggambarkan kinerja di pasar uang semakin menunjukkan perbaikan. Sebagai dampak meningkatnya laju inflasi maka nilai

2.      Tingkat Suku Bunga
           adalah suatu variabel makro yang selalu menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu atau tidak bersifat konstan. Pengetahuan yang baik terhadap tingkat suku bunga beserta perubahan-perubahannya akan membantu memahami fenomena ekonomi yang sangat kompleks. Perubahan tingkat suku bunga akan berdampak pada perubahan
jumlah investasi di suatu negara, baik yang berasal dari investor domestic maupun dari investor asing, khususnya pada jenis invesatsi portfolio yang umunya berjangka pendek. Perubahan tingkat suku bunga ini akan berpengaruh pada perubahan jumlah permintaan dan penawaran di pasar uang domestik. Apabila dalam suatu negara terjadi peningkatan aliran modal masuk (capital inflows) di luar negeri, hal ini menyebabkan terjadinya perubahan nilai tukar mata uang negara tersebut terhadap mata uang asing di pasar valuta asing.

3.      inflasi
             Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga
merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi.
            Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling mempengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga.
tukar domestic semakin melemah terhadap mata uang asing. Hal ini mengakibatkan menurunnya kinerja suatu perusahaan dan investasi di pasar modal menjadi berkurang. Sebelum kita masuk ke variable variable makro dalam perkonomian Indonesia, saya akan memberikan pengertian dari akonomi makro itu sendiri. Ekonomi makro Indonesia - Definisi dari ekonomi makro Indonesia adalah suatu sistem yang mempelajari tentang perubahan ekonomi di indonesia yang membawa pengaruh besar terhadap masyarakat, pasar, dan juga perusahaan. Dengan kata lain ekonomi makro indonesia adalah sistem yang melakukan analisa mengenai segala bentuk perubahaan kondisi ekonomi indonesia untuk mencapai hasil analisa terbaik. Bentuk perubahaan ekonomi yang dimaksud di sini meliputi tentang pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, dan kestabilitasan harga, serta tercapai atau tidaknya kesimbangan neraca yang dilakukan secara berkesinambungan.

Kata Kunci: Inflasi, Suku Bunga SBI, Produk Domestik Bruto, Nilai Tukar Rupiah, dan Return Saham"
Investasi di pasar modal banyak diminati oleh para investor, ada berbagai alternatif investasi yang ditawarkan dalam pasar modal diantaranya yaitu saham, obligasi, sekuritas derivatif" Dari berbagai alternatif tersebut tentunya tidak terlepas dari dua faktor yaitu return dan risiko"

        Tujuan investor dalam berinvestasi adalah memaksimalkan return tanpa
melupakan risiko" Untuk mendapatkan return yang tinggi, dalam mengambil keputusan investasi diperlukan adanya kemampuan dalam memahami dan meramalkan kondisi ekonomi makro dimasa yang akan datang, selain itu juga harus memperhatikan indikator-indikator ekonomi makro yang dapat membantu investor
dalam memahami dan meramalkan kondisi ekonomi makro" Indikator ekonomi makro yang biasa digunakan untuk mengukur perekonomian suatu Negara diantaranya adalah pertumbuhan produk domestik bruto, inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, total nilai ekspor dan impor dan lain-lain.



Sumber  :  wikipedia.org

jika saya menjadi menteri perekonomian



             Sebenarnya Indonesia tidak perlu langkah-langkah atau kebijakan ekonomi. Yang kita perlukan adalah langkah terobosan dalam etika politik. The problem is the politic values not economic. Aparat kita miskin public service, miskin public accountability. Salah satu contoh langkah terobosan dalam etika politik adalah dengan mentransparankan asset para politisi dan birokrat. Setelah ada transparansi kekayaan para pejabat, langkah berikutnya, adalah memperbaiki gaji para birokrat agar mereka tidak korupsi dan melakukan kolusi. Tapi konsekuensinya, kalau korupsi, mereka ditindak tegas. Saya akan minta para eksekutif dan legislatif untuk mengumumkan kekayaan mereka. Kalau ternyata korupsi, ditindak tegas. Sebenarnya tidak sulit untuk melakukan hal ini asal ada political will untuk itu. Pelaksanaannya? Tinggal masalah teknis. Namun bila tidak ada iktikad untuk mewujudkan birokrasi dan aparat yang bersih, apapun ide brilian yang muncul akan sia-sia karena pikiran seolah-olah jalan, tapi itu artificial dan tidak efisien, tidak ilmiah, tidak normal.
               Menteri Perekonomian sering juga disebut Menko Perekonomian dengan kepanjangan Menteri Koordinator Perekonomian. Dari namanya, kita bisa tahu bahwa tugasnya adalah mengkoordinasi para menteri yang berhubungan dengan kemajuan perekonomian Indonesia. Menko Perekonomian bertugas untuk mengkoordinasikan berbagai kementerian, misalnya Kementerian Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Sungguh banyak kementerian yang harus dikoordinasikan demi kemajuan perekonomian Indonesia.
            Selain itu, Menko Perekonomian juga bertugas membantu presiden dalam menyinkronkan dan mengkoordinasikan perencanaan, penyusunan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang perekonomian, juga untuk mengelola barang milik/kekayaan Negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian., dan yang terpenting adalah mengawasi pelaksanaan tugas di lingkungan menko perekonomian. Ternyata cukup banyak juga tugas bagi Menko Perekonomian di Indonesia.
            Seandainya saya menjadi Menteri Perekonomian, saya akan berjuang untuk melaksanakan tugas yang seharusnya dikerjakan demi kemajuan perekonomian di Indonesia. Saya akan mengkoordinasikan para menteri Negara dan pimpinan lembaga pemerintah non kementerian dalam pelaksanaan tugas di bidang perekonomian,. Saya juga akan berusaha untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di masyarakat, seperti misalnya harga suatu bahan pokok yang naik tajam karena suatu hal, maka saya akan mencari tahu apa penyebab bahan pokok tersebut yang tadinya murah menjadi mahal. Seperti kejadian yang baru-baru ini terjadi adalah harga bawang yang naik tajam, harganya mencapai Rp 60.000 bahkan lebih, per kilogramnya. Padahal biasanya tidak semahal itu, harganya kini menyaingi harga daging sapi di pasaran. Hal ini sungguh mengherankan. Makanya saya akan mencari jalan keluar agar harga bawang tersebut bisa terkendali dan kembal seperti semula.
            Selain itu, saya akan mengkoordinasikan dalam peningkatan keterpaduan dalam penyiapan dan perumusan kebijakan pemerintah, penyusunan rencana, program, dan kegiatan kementerian dan lembaga pemerintah non kementerian di bidang perekonomian. Saya akan menyusun rencana suatu program agar semua harga bahan pokok menjadi terkendali, tidak ada yang memonopoli lagi agar warga kelas menengah ke bawah dapat bernapas lega karena tidak ada oknum yang mempermainkan harga.
contoh Terjadinya kenaikan harga bawang kemarin sama sekali tidak menguntungkan para petani bawang. Pasalnya petani bawang tetap menjual dengan harga standar tetapi karena ada tengkulak yang memonopoli harga maka terjadilah kenaikan harga. Tidak hanya bawang, bahan pokok lain yang harganya naik drastis juga demikian sistemnya. Oleh karena itu saya akan menugaskan anak buah saya untuk mencari tengkulak-tengkulak yang memonopoli harga tersebut. Kemudian akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
            Kemudian, saya juga akan menyampaikan laporan hasil evaluasi yang saya lakukan terkait dengan masalah kenaikan harga tadi dan kemudian disampaikan kepada presiden untuk dimintakan saran.
            Tidak hanya itu, saya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Sebenarnya warga Negara Indonesia banyak yang pintar dan kreatif tetapi sayangnya masih kurangnya perhatian dari pemerintah. Seandainya saja pemerintah memperhatikan dan mendukung, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi Negara maju. Oleh karena itu, saya akan memperhatikan rakyatnya dengan mendukung infrastruktur dan fasilitasnya lebih dilengkapi demi kemajuan pendidikan. Jika fasilitas sudah memadai, anak bangsa yang berbakat dan jenius bisa berkerja dalam riset untuk kemajuan teknologi, seperti misalnya dibuat pesawat. Selain itu juga riset untuk mencari obat dari suatu penyakit. Jika kita bisa melakukan ini sendiri, kita tidak usah bergantung lagi dengan Negara lain.



Sumber : wikipedia.org