Sabtu, 14 April 2012

TUGAS 5

Nama : Stenley Situmorang
kelas : 1EB08
Npm :  29211436
 
Masalah kemiskinan

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.
Masalah kemiskinan adalah salah satu masalah yang cukup tinggi untuk suatu Negara, karena Negara bisa dikatakan maju bila rakyat nya sudah sejahtera dan kemiskinan ini juga bisa menjadi tolak ukur apakah pembagunan benar-benar  merata di masayarakat dalam suatu daerah, jika tingkat kemiskinan tinggi maka pemabangunan didaerah tersebut akan terhambat. Kemiskinan dapat terjadi karena beberapa faktor yaitu tingkat pendapatan,pendidikan,kesehatan,lokasi geografis dan kondisi lingkungan yang begitu tidak rendah dan tidak memungkin kan. Kemiskinan yaitu kondisi dimana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar nya untuk kehidupan yang lebih baik. Oleh sebab itu kemmiskinan harus segera diatasi agar pembanguan nasional tidak terganggu dengan ada nya kemiskinan. Karena itu peran pemerintah sangat lah penting untuk menanggulangi masalah kemiskinan ini. Berbagai upaya dan tindakan telah dilakukan oleh pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan diantara nya dengan melalui sektor UMKM yang meliputi program KUR (Kredit Usah Rakyat)
Dan PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) yang bertujuaan nya agar terciptanya iklim yang kondusif bagi pengembangan UMKM meliputi regulasi dan perlindungan usaha kemudian menciptakan sistemm penjamin bagi usaha mikro dan memmperbesar akses perkreditan pada lembaga keuangan. Di harapakan sektor UMKM dapat mengurangi angka kemiskinan.
Biasanya kemiskinan banyak terjadi di kota-kota besar, itu dikarna kan masyarakat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya karena harga kebutuhan yang tinggi dan lapangan pekerjaan yang semakin terbatas akibat ada nya kepadatan penduduk dan mengakibat kan banyak pengganguran dikota-kota besar akibat banyak dari mereka kalah nya bersaing, akhirnya kemiskinan pun terjadi. Oleh sebab itu perlakuan pemerintah untuk menanggulangi masalah  kemiskinan disetiap daerah berbeda namun kebijakan yang dibuat oleh pemerintah walaupun berbeda tapi perlakuan nya adil dan merata untuk mengatasi masalah kemiskinan di setiap daerah.
Pemahaman mengenai kemiskinan:
  • Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  • Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dankekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagianpolitik dan ekonomi di seluruh dunia.
Kemiskinan banyak dihubungkan dengan:
  • penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin;
  • penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga;
  • penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar;
  • penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi;
  • penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial..
 Berikut ini adalah upaya pemerintah untuk mengurangi dan mengatasi tingkat kemiskinan
  1. Meningkatkan pendidikan rakyat. Pendidikan adalah hal yang penting bagi masyarakat, hal ini telah di tunjukan pemerintah dimana program wajib belajar 9 tahun yang sudah dijalankan sejak beberapa tahun terakhir. Akan tetapi program ini masih belum menjangkau semua lapisan masyarakat miskin.
  2. Pembagian tanah/lahan pertanian untuk petani. Paling tidak separuh rakyat (sekitar 100 juta penduduk) Indonesia masih hidup di bidang pertanian. Menurut Bank Dunia, mayoritas petani Indonesia memiliki lahan kurang dari 0,4 hektar. Bahkan ada yang tidak punya tanah dan sekedar jadi buruh tani. Kadang terjadi tawuran antar desa hingga jatuh korban jiwa hanya karena memperebutkan lahan beberapa hektar!
  3. Tutup bisnis pangan kebutuhan utama rakyat dari para pengusaha besar. Para petani/pekebun kecil sulit untuk mengekspor produk mereka. Sebaliknya para pengusaha besar dengan mudah mengekspor produk mereka (para pengusaha bisa menekan/melobi pemerintah) sehingga rakyat justru bisa kekurangan makanan atau harus membayar tinggi sama dengan harga Internasional. Ini sudah terbukti dengan melonjaknya harga minyak kelapa hingga 2 kali lipat lebih dalam jangka waktu kurang dari 6 bulan akibat kenaikan harga Internasional. Pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa.
  4. Lakukan efisiensi di bidang pertanian. Perlu dikaji apakah pertanian kita efisien atau tidak. Jika pestisida kimia mahal dan berbahaya bagi kesehatan, pertimbangkan predator alami seperti burung hantu untuk memakan tikus, dsb. Begitu pula jika pupuk kimia mahal dan berbahaya, coba pupuk organik seperti pupuk hijau/kompos. Semakin murah biaya pestisida dan pupuk, para petani akan semakin terbantu karena ongkos tani semakin rendah.
  5. Data produk-produk yang masih kita impor. Kemudian teliti produk mana yang bisa dikembangkan di dalam negeri sehingga kita tidak tergantung dengan impor sekaligus membuka lapangan kerja. Sebagai contoh jika mobil bisa kita produksi sendiri seperti yang dilakukan siswa SMK di Solo Jawa Tengah yang sudah berhasil merakit mobil sendiri, sayangnya pemerintah kurang mendukung program ini disebabkan mobil karya siswa SMK ini tidak lolos uji emisi gas.
  6. Stop eksploitasi/pengurasan kekayaan alam oleh perusahaan asing. Kelola sendiri. Banyak kekayaan alam kita yang dikelola oleh asing dengan alasan kita tidak mampu dan sedang transfer teknologi. Kenyataannya dari tahun 1900 hingga saat ini ketika minyak hampir habis kita masih ”transfer teknologi”. Seharusnya kita harus membentuk SDM yang berkualitas agar dapat mengelola sendiri.
  7. Dukungan melalui pembiayaan sector mikro UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dimana dalam hal ini yang dimaksud adalah wirausaha. Sektor ini sangatlah berpeluang bagus bagi tumbuhnya perekonomian bangsa, dan disamping itu dapat menyerap tenaga kerja yang sangat banyak. Dengan kata lain hal ini dapat mengurangi angka pengangguran yang akan berdampak pada turunnya jumlah warga miskin di Indonesia.
Kemiskinan merupakan suatu bagian yang tak terpisahkan dari pola pembangunan yang telah di terapkan oleh pemerintah, kemiskinan akan terus hadir dengan jumalah yang luar biasa besar dengan tidak meratanya pembanguanan. Kemiskinan dapat terjadi bukan karna ketidakmampuan ekonomi saja tetapi karena tidak ada pemenuhan antara Hak atau kebutuhan dasar yng sangat penting seperti Pendidikan,kesehatan dan sarana aktualisasi diri. Pada sektor UMKM yang sudah teruji hingga sekarang ini menampakan peran penting dalam mengembangkan  Perekonomian Indonesia. Oleh sebab itu maka peran UMKM  ditunjuk sebagai instrument yang kompetitif dalam menanggulangi kemiskinan. Dan bebrapa upaya yang menyangkut masalah pemberdayaan pada sektor UMKM  serperti KUR dan PNPM dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar sehingga masalah kemiskinan di Indonesia dapat tertanggulangi sedikit demi sedikit dengan di barengi komitmen segenap komponen bangsa terlebih bagi pemerintah dengan program pemberdayaan masyarakat. Selain itu kita juga haru Optimis bahwa dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang ada kita mampu mnegurangi angka kemiskinan.

SUMBER :
 http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
http://www.infokeren.net/angka-kemiskinan-di-indonesia-tahun-2012-ditangani-mp3ki.html
http://infoindonesia.wordpress.com/2008/01/15/cara-solusi-mengatasi-kemiskinan-di-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar